JAWA KILAT
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza, Baru 5 Bulan Menikah dan Istri Sedang Hamil

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza, Baru 5 Bulan Menikah dan Istri Sedang Hamil
Kiper asal Palestina yang dilaporkan meninggal dunia (Dok. Ist)


JawaUpdate.com - Kiper asal Palestina, Saleem Al-Ashqar, dilaporkan meninggal dunia setelah terkena tembakan tentara Israel di wilayah Jalur Gaza. 

Informasi tersebut disampaikan oleh Asosiasi Sepak Bola Palestina (Palestine Football Association/PFA), yang menyebut insiden itu terjadi di kawasan Al-Qarara, sebelah timur laut Khan Younis.

Dalam pernyataannya, PFA menyampaikan bahwa Al-Ashqar yang berusia 32 tahun menjadi salah satu korban dari konflik yang masih berlangsung di Gaza

Organisasi tersebut juga menyebut kepergian sang penjaga gawang menambah panjang daftar insan olahraga Palestina yang kehilangan nyawa sejak perang pecah pada Oktober 2023.

Saleem Al-Ashqar dikenal sebagai penjaga gawang Khan Younis Services Club. Selama berkarier di dunia sepak bola, ia juga pernah memperkuat sejumlah klub lain di Jalur Gaza, termasuk Al-Aqsa dan Al-Masdar.

Kabar wafatnya Al-Ashqar semakin menyentuh karena ia baru menjalani kehidupan rumah tangga sekitar lima bulan. 

Menurut informasi yang disampaikan PFA, istrinya saat ini tengah mengandung anak pertama mereka. Al-Ashqar juga disebut sebagai satu-satunya anak laki-laki di keluarganya yang memiliki tujuh saudara perempuan.

PFA menyatakan bahwa hingga kini lebih dari seribu atlet Palestina telah meninggal dunia selama konflik berlangsung. 

Dari jumlah tersebut, ratusan merupakan bagian dari komunitas sepak bola Palestina, baik pemain, pelatih, maupun perangkat pertandingan.

Kepergian Saleem Al-Ashqar memicu duka dari berbagai kalangan. Ucapan belasungkawa datang dari keluarga, rekan-rekan sesama pesepak bola, hingga klub luar negeri.

Salah satunya disampaikan oleh klub asal Chili, Deportivo Palestino, yang menyampaikan rasa duka melalui pernyataan resmi. 

Klub tersebut mengaku sangat sedih atas meninggalnya Al-Ashqar dan berharap kekerasan yang terus terjadi dapat segera berakhir. Mereka juga menyerukan pentingnya keadilan serta perdamaian bagi seluruh pihak yang terdampak konflik.

Meninggalnya Saleem Al-Ashqar kembali menjadi pengingat bahwa konflik di Gaza tidak hanya menelan korban dari kalangan warga sipil, tetapi juga para atlet yang selama ini berkiprah di dunia olahraga Palestina. 

Hingga kini, situasi di wilayah tersebut masih terus menjadi perhatian masyarakat internasional.

Posting Komentar