JAWA KILAT
Mode Gelap
Artikel teks besar

Sempat Hilang di Laut, Nelayan 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Selamat usai Bertahan Pegangi Perahu

Sempat Hilang di Laut, Nelayan 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Selamat usai Bertahan Pegangi Perahu
Seorang nelayan yang hilang di laut, namun berhasil selamat (Dok. Ist) 


JawaUpdate.com – Seorang nelayan lanjut usia asal Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat setelah sempat dilaporkan hilang saat melaut. 

Korban diketahui bernama Hasik (76), yang diduga mengalami kecelakaan di tengah laut akibat cuaca buruk.

Peristiwa itu bermula ketika Hasik berangkat mencari ikan pada Sabtu pagi usai menunaikan salat Subuh. 

Namun hingga keesokan harinya, ia belum juga kembali ke rumah, sehingga keluarga merasa khawatir dan melaporkan kejadian tersebut kepada layanan darurat Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan persiapan proses pencarian. Akan tetapi, sebelum tim resmi diterjunkan ke lokasi, kabar baik lebih dulu datang dari para nelayan yang sedang melintas di sekitar perairan Pulau Pagerungan Kecil.

Hasik ditemukan masih hidup dalam kondisi mengapung di laut sambil bertahan dengan berpegangan pada perahunya yang kandas. 

Aksi cepat para nelayan setempat membuat korban segera dievakuasi dan dibawa pulang ke kediamannya.

Salah seorang tokoh masyarakat Sapeken, Bahri, menjelaskan bahwa korban mampu bertahan selama beberapa jam di tengah laut hingga akhirnya terlihat oleh nelayan lain yang kemudian memberikan pertolongan.

"Korban ditemukan selamat setelah beberapa jam mengapung di laut sambil berpegangan pada perahunya yang kandas. Korban kemudian diselamatkan oleh nelayan setempat," ujar Bahri. 

Diduga, insiden tersebut terjadi setelah perahu yang digunakan Hasik dihantam gelombang cukup besar hingga terbalik saat ia sedang mencari ikan di sekitar perairan Pulau Pagerungan Kecil. 

Meski berada dalam situasi yang berbahaya, Hasik tetap bertahan dengan memegang perahunya hingga bantuan datang.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi para nelayan saat melaut, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang tidak bersahabat. 

Berkat ketangguhan korban serta kepedulian nelayan lain yang melintas, Hasik akhirnya berhasil diselamatkan dan kembali berkumpul bersama keluarganya.

Posting Komentar