Ringankan Beban Lansia, 200 Becak Listrik dari Prabowo Dibagikan di Trenggalek
![]() |
| Momen para lansia dapat becak gratis dari Prabowo Subianto (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com - Sebanyak 200 pengayuh becak lanjut usia di Kabupaten Trenggalek menerima bantuan becak listrik gratis yang berasal dari Presiden Prabowo Subianto.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para lansia yang masih harus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Penyerahan ratusan becak listrik tersebut dilakukan di Pendapa Manggala Praja Nugraha, Trenggalek.
Bantuan disalurkan secara langsung oleh Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S Deyang, bersama Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohammad Natanegara, pada Minggu (11/1).
Nanik menjelaskan bahwa program becak listrik ini merupakan wujud kepedulian Presiden Prabowo terhadap para pengayuh becak berusia di atas 60 tahun yang masih menggantungkan hidup dari pekerjaan fisik yang berat.
"Hari ini kami salurkan 200 becak listrik untuk Trenggalek," kata Nanik S Deyang, Minggu (11/1)
Ia menambahkan, program elektrifikasi kendaraan roda tiga ini bertujuan agar para lansia bisa bekerja dengan lebih ringan.
Dengan becak listrik, mereka tidak lagi mengayuh secara manual, melainkan cukup mengoperasikan tuas gas sehingga tenaga yang dikeluarkan jauh lebih sedikit.
Sebelumnya, bantuan serupa sebenarnya pernah diberikan di Trenggalek pada tahun 2024, namun jumlahnya masih terbatas, yakni sebanyak 26 unit. Saat itu, pendistribusian belum sepenuhnya terkoordinasi dengan pemerintah daerah.
Menurut Nanik, Presiden Prabowo ingin agar para pengayuh becak lansia memiliki aset sendiri di usia senja mereka.
Becak listrik ini tidak hanya menjadi alat untuk mencari nafkah, tetapi juga memberikan rasa bangga karena mereka memiliki kendaraan sendiri untuk bekerja.
Becak listrik yang diberikan telah dirancang menggunakan teknologi terbaru dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satu keunggulannya adalah sistem pengisian daya yang bisa menggunakan listrik rumah tangga berdaya rendah, yakni 450 VA.
Nanik juga berharap pemerintah daerah dapat membantu menyediakan fasilitas pengisian daya, misalnya di kantor kecamatan, kantor wakil bupati, atau lokasi publik lainnya, agar para penerima bantuan tidak kesulitan saat mengisi ulang baterai.
Sementara itu, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohammad Natanegara, mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut sebaik mungkin. Ia menegaskan bahwa becak listrik tidak boleh dijual atau dialihkan kepada pihak lain.
Di sisi lain, bantuan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penerima. Ahmad, salah satu pengayuh becak lansia, mengaku sangat terbantu dengan adanya becak listrik tersebut. Menurutnya, bekerja menjadi lebih ringan dan penghasilannya pun lebih stabil.
