Dituding Jadi Korban Child Grooming, Keluarga Fanesa Angkat Bicara
![]() |
| Momen Romantis Selebgram Guanawan dengan Fanesa (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com - Media sosial tengah dihebohkan dengan video viral seorang selebgram asal Tuban bernama Mas Gunawan.
Dalam unggahan tersebut, Gunawan tampak akrab dengan seorang gadis yang diketahui masih duduk di bangku SMP bernama Fanesa Putri.
Dalam video yang beredar luas di berbagai platform, Gunawan terlihat menjemput Fanesa sepulang sekolah.
Tak hanya itu, ia juga tampak menggenggam tangan sang gadis saat berkendara, bahkan sempat mengucapkan, “Love you, sayang,” sambil mencium tangannya.
Aksi tersebut langsung menuai kecaman dari warganet. Banyak yang menilai perilaku Gunawan tidak pantas, terlebih karena Fanesa masih di bawah umur.
Tak sedikit pula yang menudingnya melakukan tindakan pedofilia atau child grooming, yakni upaya menormalisasi hubungan romantis dengan anak di bawah umur.
Awalnya, sebagian konten Gunawan dianggap sebagai hiburan ringan yang menggambarkan hubungan “kakak-adik”. Namun, setelah diketahui bahwa keduanya benar-benar memiliki hubungan asmara, amarah publik pun memuncak.
Menanggapi gelombang kritik yang terus berdatangan, Mas Gunawan akhirnya menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya, @ms.gnwn.
“Kita minta maaf ya kalau konten kita ada yang kurang baik atau kurang etis buat ditonton di kalangan publik,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Gunawan mengakui bahwa dirinya memang dekat dengan Fanesa, namun menegaskan bahwa hubungan mereka berada dalam pengawasan pihak keluarga gadis tersebut.
Setelah kasus ini viral, keluarga Fanesa akhirnya buka suara. Kakak kandung Fanesa, yang bernama Ferdi, memberikan penjelasan terkait isu yang berkembang di media sosial.
Ferdi menegaskan bahwa hubungan antara adiknya dan Mas Gunawan hanya sebatas konten dan tidak ada hubungan asmara seperti yang dituduhkan publik.
"Pendapat saya sebagai abang kandungnya Fanesa, dengan ada nya berita viral yang tersebar saya hanya bisa mengatakan 'Orang Lain Tau Apa'. Dia hanya tau sekilas ata luar dari karakter mereka berdua dan tidak tau sebenarnya apa yang terjadi sama Fanes atau Gunawan, karna sebenernya Fanes dan Gunawan tidak ada hubungan apapun," Ucap Ferdi saat dihubungi JawaUpdate.com pada Rabu, 12 November 2025.
"Karna netizen menjodohkan dan kita buatlah setingan, dan kluarga Fanes dan gunawan sudah seperti keluarga sendiri," imbuhnya.
Ia juga menolak tudingan bahwa keluarganya takut menghadapi hujatan publik. Menurut Ferdi, mereka merasa tidak bersalah karena tidak melakukan pelanggaran hukum.
"Tidak sama sekali,mengapa takut? Kita merasa tidak bersalah dan kuta tidak melakukan kejahatan kita tidak melanggar hukum, kita juga melakukan yang terbaik untuk Fanes, karena Fanes masi kecil kita jaga dia dalam hal konten atau pertemanan atau hubungan," ucapnya.
Ferdi menuturkan bahwa untuk sementara waktu, mereka memilih menghentikan aktivitas di media sosial demi meredam isu yang beredar dan menjaga kesehatan mental keluarga.
Meski pihak keluarga sudah memberikan klarifikasi, sebagian warganet tetap menilai bahwa konten seperti ini tidak pantas ditampilkan di ruang publik, apalagi melibatkan anak di bawah umur.
Mereka berharap agar para kreator konten lebih berhati-hati dalam membuat video, terutama yang melibatkan remaja atau anak-anak.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa batas etika dan perlindungan anak di dunia digital perlu dijaga. Kreator konten diharapkan lebih bijak dalam memilih ide dan tetap memprioritaskan keamanan serta kenyamanan semua pihak yang terlibat.
