KH Amal Fathullah Zarkasyi Wafat, Gontor Berduka Kehilangan Ulama dan Pendidik Besar
![]() |
| K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com - Kabar wafatnya Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. membawa duka mendalam bagi keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), para alumni, serta umat Islam di Indonesia.
Almarhum dikenal sebagai sosok ulama, pendidik, dan pemikir yang berperan besar dalam pengembangan pesantren dan pendidikan tinggi berbasis Islam.
Kepergian beliau meninggalkan kekosongan besar, mengingat kontribusinya yang panjang dan konsisten dalam membangun sistem pendidikan pesantren yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
KH Amal Fathullah merupakan salah satu pimpinan penting dalam sejarah Gontor dan menjadi bagian dari generasi kelima kepemimpinan pesantren tersebut sejak pertama kali didirikan.
Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, menyampaikan bahwa almarhum memiliki peran strategis dalam kesinambungan kepemimpinan Gontor.
Menurutnya, KH Amal Fathullah melanjutkan estafet perjuangan para pendiri dan pimpinan sebelumnya dengan visi yang kuat terhadap masa depan pendidikan pesantren.
Dalam pandangan almarhum, pesantren tidak cukup hanya berfokus pada pendidikan dasar dan menengah. Ia menilai pesantren harus ikut ambil bagian dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui pendidikan tinggi.
Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui penguatan dan pengembangan UNIDA Gontor sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren.
Selain itu, KH Amal Fathullah juga dikenal sebagai tokoh yang gigih memperjuangkan pengakuan pesantren di tingkat nasional. Perjuangannya tercermin dalam keterlibatannya terhadap lahirnya Undang-Undang Pesantren, yang memberikan legitimasi dan pengakuan negara terhadap pesantren, baik salafiyah maupun modern.
Dengan regulasi tersebut, pesantren tidak lagi diposisikan sebagai lembaga pendidikan nonformal yang terpinggirkan
Konsistensi perjuangannya dalam dunia pendidikan tidak berhenti di ranah nasional. Di tingkat internasional, almarhum aktif membangun jejaring kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan di Eropa, negara-negara Timur Tengah, hingga Asia Tenggara.
Upaya ini membuka jalan bagi UNIDA Gontor untuk dikenal dan berkiprah di kancah global.
Secara akademik, KH Amal Fathullah Zarkasyi merupakan guru besar di bidang akidah dan ilmu kalam.
Ia dikukuhkan sebagai profesor pada tahun 2014 dan kemudian menerima gelar doktor kehormatan dari Thailand atas kontribusinya dalam pengembangan pemikiran Islam dan pendidikan pesantren.
Kiprahnya juga tercatat dalam berbagai organisasi Islam internasional, menunjukkan pengaruhnya yang melampaui batas nasional.
Sejumlah program dan proyek besar di UNIDA Gontor merupakan hasil gagasan dan inisiasi almarhum, termasuk pengembangan fakultas-fakultas strategis seperti Fakultas Kedokteran.
Banyak dari gagasan tersebut kini terus berkembang dan menjadi fondasi penting bagi masa depan universitas.
Kepergian KH Amal Fathullah Zarkasyi tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga warisan pemikiran, keteladanan, dan perjuangan yang akan terus dikenang.
Sosoknya dianggap sebagai ulama pendidik yang mampu menjembatani nilai-nilai keislaman dengan tuntutan zaman modern.
Doa pun mengalir dari berbagai kalangan, berharap seluruh amal ibadah dan pengabdian almarhum diterima oleh Allah SWT serta menjadi pahala jariyah yang terus mengalir melalui lembaga-lembaga pendidikan yang telah ia bangun dan kembangkan.
