Selebgram SA dan Anak Kepala Daerah di Riau Positif Narkoba usai Terjaring Razia THM Pekanbaru
![]() |
| Penggrebekan pesta narkoba di Pekanbaru (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com - Aparat kepolisian mengungkap hasil razia di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Pekanbaru, Riau, yang menyeret belasan orang, termasuk seorang selebgram berinisial SA dan FA yang diketahui merupakan anak salah satu kepala daerah di Riau.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Artha menjelaskan, razia dilakukan pada Minggu dini hari, 24 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan dugaan penyalahgunaan narkotika di salah satu ruangan THM.
Dari lokasi, polisi mengamankan total 13 orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Seluruhnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna menjalani tes urine.
"Petugas kemudian mengamankan total sebanyak 13 orang," katanya..
Adapun 13 orang yang diamankan masing-masing berinisial KS, RR, GSA, TT, AF, MAY, FTR, IMF, MA, NR, SAP, SA, dan ALS.
Dalam proses pendalaman, polisi menemukan barang bukti berupa ganja kering dan cartridge vape yang diduga mengandung zat tertentu. FTR diduga memiliki ganja seberat 9,8 gram beserta empat cartridge, sedangkan MAY diduga menyimpan ganja seberat 1,2 gram.
Kasus tersebut kemudian diajukan ke asesmen terpadu bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru untuk menentukan penanganan lanjutan terhadap para terduga pengguna.
Hasil asesmen menetapkan FTR diproses ke tahap penyidikan karena diduga sebagai pemilik barang bukti. Sementara MAY dikategorikan sebagai pengguna berat dan diwajibkan menjalani rehabilitasi rawat inap selama tiga bulan.
Sedangkan 11 orang lainnya dinilai tidak terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Mereka hanya direkomendasikan menjalani rehabilitasi rawat jalan dengan frekuensi tiga hingga enam kali pertemuan di BNN.
Kepala BNN Pekanbaru Kombes Pol Wawan turut menjelaskan kondisi dua nama yang menjadi sorotan publik. Menurutnya, selebgram SA juga diketahui mengonsumsi minuman beralkohol.
Sementara FA, yang disebut sebagai anak salah satu kepala daerah di Riau, dinyatakan positif etomidate dan ganja. Namun, hasil tersebut diduga berasal dari paparan asap saat berada di lingkungan tersebut.
Hingga kini, aparat masih terus mendalami kasus tersebut guna memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pihak lain dalam dugaan penyalahgunaan narkoba tersebut.
