Jalan Lingkar Telaga Sarangan Ambrol, Wisatawan dan 7 Motor Terjatuh
![]() |
| Petugas saat melakukan evakuasi motor pengunjung yang jatuh ke telaga Sarangan (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com - Insiden ambrolnya talud di Jalan Lingkar Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyebabkan sejumlah wisatawan mengalami kejadian nahas. Sedikitnya tujuh sepeda motor dilaporkan terjatuh ke arah telaga pada Sabtu (16/1) siang.
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, para wisatawan sedang beristirahat di tepi jalan, tepat di atas talud Telaga Sarangan.
"Terjadi saat korban tengah duduk di sisi jalan tepat di atas talud Telaga Sarangan sambil berfoto dan berbincang. Tanpa disadari tanah yang dipijak bergerak. Hingga akhirnya ambrol dan runtuh ke arah Telaga," jelas Erik.
Akibat kejadian tersebut, para wisatawan beserta kendaraan roda dua mereka terjatuh ke arah telaga dengan kedalaman sekitar tiga meter. Awalnya, pihak kepolisian mencatat ada empat sepeda motor yang jatuh. Namun, setelah dilakukan pendataan lanjutan, jumlah kendaraan yang terlibat bertambah menjadi tujuh unit.
"Kendaraan Sepeda motor yang jatuh ada 7, semula 4. Jadi bertambah 3. Itu kejadiannya saat wisatawan sedang memarkir kendaraan," ujar Erik, Sabtu (16/1)
Beruntung, seluruh korban berhasil dievakuasi dengan cepat oleh petugas gabungan bersama warga setempat. Para wisatawan yang terjatuh dilaporkan tidak mengalami luka serius sehingga tidak perlu dirujuk ke Puskesmas.
"Jadi korban tidak kami bawa ke Puskesmas, hanya di Pos Pelayanan Telaga Sarangan," kata Erik.
Diketahui, sebelum kejadian ambrolnya talud tersebut, kawasan Jalan Lingkar Telaga Sarangan sempat mengalami longsor pada Kamis (15/1) dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.
Longsoran tanah dan bebatuan dari tebing setinggi kurang lebih 10 meter sempat menutup total akses jalan yang mengelilingi telaga.
Sehari setelah longsor tersebut, dinding penahan tanah atau talud di lokasi yang sama akhirnya tidak mampu menahan pergerakan tanah dan ambrol, hingga menyebabkan kecelakaan yang melibatkan wisatawan.
Meski demikian, pihak berwenang memastikan kondisi Telaga Sarangan tetap aman untuk dikunjungi, dengan catatan pengunjung diminta lebih waspada dan mematuhi arahan petugas, terutama di area rawan longsor.
