Pabrik Sepatu di Mojokerto Terbakar Hebat, 270 Karyawan Berhamburan Selamatkan Diri
![]() |
| Kebakaran pabrik sepatu (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com - Pabrik sepatu PT Esa Kalen Jaya di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, terbakar hebat pada Kamis (17/9).
Kebakaran terjadi ketika aktivitas produksi masih berlangsung. Sekitar 270 karyawan yang berada di dalam area pabrik langsung berusaha keluar setelah melihat kobaran api membesar dari gudang bahan baku.
Salah seorang karyawan produksi, Ari Purnomo (30), mengatakan api diketahui muncul di lantai dua gudang bahan baku sekitar pukul 10.15 WIB.
Saat kejadian, para pekerja sedang menjalankan tugas di sejumlah bagian, mulai dari gudang, area produksi hingga tempat sablon.
"Posisi karyawan kerja semua 270 orang, kebanyakan perempuan, yang laki-laki sekitar 90 orang. Karyawan keluar semua, sebagian yang laki-laki membantu pemadaman," jelasnya.
Menurutnya, seluruh karyawan kemudian meninggalkan area pabrik untuk menghindari bahaya. Sejumlah pekerja laki-laki bahkan ikut membantu upaya pemadaman sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.
Api kemudian membesar dan merambat di area gudang yang dipenuhi berbagai bahan baku sepatu. Bangunan tersebut memiliki dua lantai dengan ukuran sekitar 18 x 300 meter.
Kondisi semakin sulit karena material yang tersimpan di dalam gudang mudah terbakar. Kobaran api juga merembet menuju gedung produksi yang berada di sisi kanan gudang.
Gedung produksi tersebut juga terdiri dari dua lantai dengan ukuran sekitar 18 x 300 meter. Di dalamnya terdapat berbagai mesin yang digunakan untuk kegiatan produksi serta sepatu yang sudah siap dijual.
Sementara itu, bangunan sablon berada di sisi kiri gudang bahan baku. Para pekerja sempat berusaha menyelamatkan peralatan dan material yang ada di area tersebut.
Upaya tersebut dilakukan agar api tidak ikut melalap bangunan sablon. Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke bagian tersebut.
Ari menyebut bagian yang terbakar terutama gudang bahan baku dan gedung produksi. Karyawan lainnya, Muhammad Unying (25), mengatakan situasi berubah panik ketika api terlihat semakin besar dari lantai dua gudang.
Para pekerja yang sebelumnya masih menjalankan aktivitas masing-masing langsung berhamburan keluar dari kawasan pabrik.
Meski kebakaran cukup besar, Unying memastikan para karyawan berhasil menyelamatkan diri.
Untuk menangani kebakaran tersebut, sejumlah armada dikerahkan ke lokasi. Sedikitnya enam unit truk pemadam kebakaran dan beberapa truk tangki air digunakan untuk membantu proses pemadaman.
Selain itu, satu kendaraan baracuda milik kepolisian juga berada di lokasi. Hingga sekitar pukul 13.00 WIB, petugas masih melakukan pemadaman karena kobaran api masih terlihat di bagian belakang gudang bahan baku.
Asap hitam pekat juga tampak membumbung tinggi dari kawasan pabrik selama proses penanganan kebakaran berlangsung.
Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penanganan dan belum diketahui secara pasti.
