Gunung Semeru Erupsi Lagi, Lava Pijar Meluncur 1,5 Kilometer
![]() |
| Erupsi gunung Semeru (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Jumat (28/8) dini hari.
Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami dua kali guguran lava pijar. Material panas tersebut meluncur hingga sekitar 1,5 kilometer dari kawah puncak menuju kawasan Besuk Kobokan.
Selain guguran lava, aktivitas erupsi juga ditandai dengan tujuh kali letusan. Berdasarkan pemantauan petugas, kolom abu vulkanik terlihat setinggi 200 hingga 500 meter di atas puncak gunung.
Abu erupsi berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah timur. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, mengatakan guguran lava pijar terpantau meluncur sejauh 1.500 meter ke arah tenggara.
"Gunung Semeru mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 1.500 meter mengarah ke tenggara," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, dalam laporan tertulisnya, Jumat (28/8).
Hingga Jumat, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Menyusul peningkatan aktivitas vulkanik tersebut, masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan kegiatan di sektor tenggara Gunung Semeru, terutama di sepanjang Besuk Kobokan.
Petugas menetapkan area yang harus dihindari hingga radius 13 kilometer dari puncak gunung. Selain bahaya langsung dari aktivitas erupsi, masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan meluasnya awan panas guguran (APG).
Potensi banjir lahar hujan juga perlu diperhatikan, terutama bagi warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.
Petugas mengingatkan masyarakat untuk mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan selama aktivitas Gunung Semeru masih berlangsung.
