Berdayakan Warga Wonorejo, KKN UNUSA Kelompok 31 Jalankan Program Kesehatan hingga Ekonomi Digital
![]() |
| UNUSA Tower Kampus B, 24 juli 2026 |
JawaUpdate.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 31 Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melaksanakan berbagai program pengabdian masyarakat di RW 08, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya.
Kegiatan KKN yang berlangsung sejak 24 Juli hingga 14 Agustus 2026 ini mengusung semangat pemberdayaan masyarakat melalui tiga fokus utama, yaitu kesehatan, pendidikan, serta bisnis digital dan UMKM.
Selain itu, mahasiswa juga menjalankan kegiatan sosial dan pendampingan lingkungan bersama warga setempat.
Program tersebut diawali dengan pelepasan mahasiswa KKN UNUSA Angkatan 2023 di Gedung Tower UNUSA Kampus B pada Jumat (24/7/2026). Setelah itu, Kelompok 31 melanjutkan kegiatan dengan pembukaan KKN di tingkat kelurahan dan RW.
![]() |
Pada Minggu (26/7/2026), mahasiswa KKN Kelompok 31 memaparkan program kerja kepada Ketua RW 08, pengurus RT 01 hingga RT 04, tokoh masyarakat, serta warga.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan rencana sekaligus menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat.
![]() |
Fokus pada Kesehatan Warga
Salah satu fokus utama KKN Kelompok 31 adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Program kesehatan meliputi senam kebugaran jasmani, sosialisasi mengenai Gula, Garam, dan Lemak (GGL), serta pemeriksaan atau skrining kesehatan bagi warga lanjut usia (lansia).
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendorong masyarakat untuk lebih memahami pola hidup sehat dan melakukan pencegahan penyakit sejak dini.
Program ini juga mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera.
Tidak hanya itu, mahasiswa KKN Kelompok 31 juga ikut melakukan pendampingan dan pemantauan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).
Bersama kader Jumantik, mahasiswa melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah. Pemeriksaan dilakukan pada berbagai tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti bak mandi, tempat penampungan air, sumur, hingga genangan di sekitar rumah warga.
Mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai Gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Kolaborasi dengan kader Jumantik diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah munculnya kasus DBD.
Mendorong Pendidikan Anak
Bidang pendidikan menjadi fokus kedua dalam program KKN Kelompok 31. Mahasiswa menghadirkan program Sinau Bareng sebagai kegiatan pembinaan belajar bagi anak-anak di lingkungan RW 08.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan pendampingan belajar sekaligus membantu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak usia sekolah dasar.
Selain pendampingan belajar, mahasiswa juga menjalankan program literasi serta pendampingan pendidikan bagi ibu dan anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung bagi anak-anak.
Program pendidikan tersebut sejalan dengan SDG 4 tentang pendidikan berkualitas. Mahasiswa berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat belajar dan keterampilan dasar anak melalui pendidikan nonformal yang menyenangkan.
Membantu UMKM Masuk ke Dunia Digital
![]() |
KKN Kelompok 31 juga memberikan perhatian terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di RW 08.
Melalui program bisnis digital, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan pemasaran digital. Pelaku UMKM didorong untuk mulai memanfaatkan media digital sebagai sarana memperkenalkan dan memasarkan produk.
Pendampingan juga mencakup penguatan branding serta pembuatan maps atau lokasi usaha secara digital. Dengan adanya informasi lokasi yang lebih mudah ditemukan, pelaku usaha diharapkan dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.
Program ini mendukung SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur.
Hadir melalui Program Jumat Berkah
![]() |
Selain program utama di bidang kesehatan, pendidikan, dan bisnis digital, mahasiswa KKN Kelompok 31 juga menunjukkan kepedulian sosial melalui program Jumat Berkah Kampung Madani.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendampingi penyaluran bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga di lingkungan RW 08.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong.
Warga Dukung Program KKN
Ketua RW 08 Kelurahan Wonorejo, Yudi Irawanto, memberikan apresiasi terhadap program kerja yang disusun mahasiswa KKN Kelompok 31 UNUSA.
Program yang dinilai jelas dan memiliki manfaat bagi masyarakat tersebut mendapat dukungan dari pengurus lingkungan serta warga.
Dukungan tersebut menjadi modal penting agar berbagai kegiatan KKN dapat berjalan dengan baik hingga penutupan pada 14 Agustus 2026.
Melalui berbagai program tersebut, KKN Kelompok 31 UNUSA tidak hanya menjalankan kegiatan pengabdian, tetapi juga membangun kolaborasi bersama masyarakat.
Sinergi antara mahasiswa, perangkat kelurahan, pengurus RW dan RT, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta warga diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi RW 08 Wonorejo.
Dengan menggabungkan program kesehatan, pendidikan, pemberdayaan UMKM, kepedulian sosial, dan kebersihan lingkungan, KKN Kelompok 31 UNUSA berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, aktif, dan semakin berdaya.








