Fotografer Ponorogo Diduga Rekam MUA di Kamar Mandi, Polisi Turun Tangan
![]() |
| Fotografer yang diduga mengintip dan merekam MUA saat di kamar mandi (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com - Polres Ponorogo tengah menyelidiki dugaan aksi seorang fotografer yang diduga mengintip perias pengantin atau makeup artist (MUA) saat berada di kamar mandi dalam sebuah acara pernikahan.
Fotografer berinisial AL (27) diduga menggunakan kamera ponselnya untuk merekam dari celah ventilasi kamar mandi. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi untuk diproses lebih lanjut.
Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Irwan Nugraha membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.
Menurut Irwan, laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Polisi kini tengah mengumpulkan informasi dan bukti yang berkaitan dengan dugaan perbuatan tersebut.
"HP-nya benar-benar masuk ke ventilasi atas. Dia manjat kursi plastik, kemudian HP-nya dimasukkan ke ventilasi," ujar Endin.
Sebelumnya, cerita mengenai kejadian ini disampaikan oleh perias pengantin bernama Endin Intan Saputri (32).
Ia mengungkapkan bahwa dugaan aksi tersebut terjadi ketika salah satu anggota tim wedding hendak menggunakan kamar mandi di rumah yang menjadi lokasi persiapan acara.
Saat berada di dalam kamar mandi, korban disebut menyadari adanya ponsel yang diarahkan dari bagian ventilasi. Menyadari hal tersebut, korban langsung berteriak dan keluar dari kamar mandi karena panik.
Ponsel tersebut diduga dimasukkan ke dalam ventilasi oleh seseorang yang berdiri di luar kamar mandi. Pelaku disebut menggunakan kursi plastik untuk membantu menjangkau bagian ventilasi.
Setelah kejadian diketahui, anggota tim wedding kemudian berusaha mencari orang yang diduga berada di balik aksi tersebut. Kecurigaan akhirnya mengarah kepada seorang fotografer yang saat itu berada di lokasi acara.
Suami Endin kemudian meminta untuk memeriksa ponsel milik fotografer tersebut. Dari pemeriksaan itu, menurut keterangan Endin, ditemukan sejumlah foto dan video yang sebelumnya telah dihapus.
Selain file yang telah dihapus, terdapat pula dugaan adanya folder tersembunyi di dalam ponsel tersebut. Folder itu disebut berisi banyak foto dan video perempuan.
Endin menyebut jumlah file yang ditemukan mencapai ratusan. Sebagian rekaman diduga dibuat tanpa sepengetahuan perempuan yang berada dalam video tersebut.
Namun, keberadaan file-file tersebut serta keterkaitannya dengan dugaan aksi di kamar mandi masih perlu dibuktikan melalui proses penyelidikan polisi.
Setelah kejadian, keluarga fotografer disebut meminta agar persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Ponsel yang sebelumnya sempat diperiksa juga telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga.
Polisi saat ini masih mendalami laporan tersebut. Penyidik akan memeriksa fakta, keterangan saksi, serta bukti yang berkaitan dengan dugaan pengambilan gambar secara diam-diam.
Kasus tersebut menjadi perhatian setelah dugaan aksi pengintipan terbongkar dalam sebuah acara pernikahan di Ponorogo. Korban disebut mengalami kepanikan setelah mengetahui adanya ponsel yang diarahkan ke dalam kamar mandi melalui ventilasi.
Hingga kini, proses hukum masih berada pada tahap penyelidikan. Polisi masih mendalami kejadian untuk memastikan rangkaian peristiwa serta ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.
