JAWA KILAT
Mode Gelap
Artikel teks besar

Willie Salim Dikaitkan dengan Konvoi Night Ride di Sudirman-HI, Polisi Akan Minta Keterangan

Willie Salim Dikaitkan dengan Konvoi Night Ride di Sudirman-HI, Polisi Akan Minta Keterangan
Konvoi Willie Salim di Bundaran HI yang picu kemacetan (Dok. Ist)


JawaUpdate.com – Aksi konvoi ratusan sepeda motor yang melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Bundaran HI, Jakarta Pusat, menuai perhatian publik. 

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat malam, 24 Juli 2026, itu menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan memicu keluhan dari banyak pengguna jalan.

Kepadatan kendaraan terjadi karena rombongan motor memenuhi ruas jalan pada waktu yang bertepatan dengan jam pulang kerja. 

Situasi tersebut membuat perjalanan para pengendara lain terganggu dan memaksa aparat kepolisian turun langsung ke lokasi untuk mengendalikan keadaan.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Ari Setyo, mengatakan kegiatan tersebut tidak memiliki izin dari pihak kepolisian. Karena itu, penyelenggara beserta pihak yang terlibat akan dimintai keterangan.

"Iya nggak ada izin. Dipanggil (selebgram) di Polsek Menteng," ungkap Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Ari Setyo seperti dikutip oleh Uzone.id, Senin (27/7).

Menurut Ari, penyelenggara maupun figur publik yang hadir dalam acara itu berpotensi dikenai tindakan apabila terbukti ikut bertanggung jawab atas kegiatan yang dinilai mengganggu ketertiban umum.

Berdasarkan informasi yang beredar, konvoi tersebut merupakan agenda komunitas motor Speed Tuning ID. Dalam materi promosi yang diunggah melalui media sosial, acara itu juga menghadirkan konten kreator Willie Salim sebagai bintang tamu.

Selain menyebabkan kemacetan, konvoi tersebut juga diwarnai berbagai pelanggaran lalu lintas. 

Sejumlah peserta terlihat tidak mengenakan helm, menggunakan motor tanpa pelat nomor, hingga mengendarai kendaraan yang telah dimodifikasi. Suara knalpot yang bising juga dikeluhkan warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi.

Video konvoi itu kemudian ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman yang viral, terlihat rombongan motor memenuhi jalan raya bahkan melintas di jalur bus Transjakarta, sehingga memperparah kepadatan lalu lintas.

Polisi sebenarnya telah melakukan upaya pembubaran saat kegiatan masih berlangsung. 

Berdasarkan informasi dari akun TMC Polda Metro Jaya, sekitar pukul 23.52 WIB petugas membubarkan kerumunan pengendara di depan Sarinah Plaza karena mereka menutup tiga lajur jalan dan menghambat arus kendaraan.

Beberapa saat kemudian, tepatnya sekitar pukul 00.40 WIB, petugas kembali memberikan imbauan kepada para pengendara yang berkumpul di sekitar Pos Polisi Bundaran HI agar segera meninggalkan lokasi. 

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurai kemacetan sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat yang sedang melintas.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut dan akan memanggil pihak-pihak yang terkait untuk dimintai klarifikasi mengenai penyelenggaraan kegiatan night ride tersebut.

Posting Komentar