JAWA KILAT
Mode Gelap
Artikel teks besar

Demo Dukung MBG di Monas, Emak-emak Ngaku Dapat Rp100 Ribu dan Wajan Gratis

Demo Dukung MBG di Monas, Emak-emak Ngaku Dapat Rp100 Ribu dan Wajan Gratis
Emak-emak yang demo dukung MBG (Dok. Ist) 


JawaUpdate.com - Ratusan emak-emak menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (22/6). 

Mereka datang untuk menyuarakan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Sejak pagi, para peserta aksi terlihat memadati Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka mengenakan pakaian serba putih yang dipadukan dengan kerudung berwarna merah. 

Selain membawa poster dukungan, para peserta juga tampak menggenggam bunga mawar yang sesekali diangkat saat mengikuti orasi dari mobil komando.

Suasana aksi semakin menarik perhatian karena sebagian peserta membawa berbagai perlengkapan dapur seperti panci, wajan, hingga saringan mi. 

Beberapa bahkan membawa properti unik, termasuk boneka yang digendong menggunakan kain layaknya seorang ibu yang sedang mengasuh bayi.

Dalam aksi tersebut, sejumlah peserta mengaku menerima uang transportasi dan perlengkapan rumah tangga. 

Salah seorang peserta yang berasal dari Jakarta Timur mengatakan dirinya mendapatkan uang saku sebesar Rp100 ribu untuk keperluan perjalanan dan konsumsi selama mengikuti kegiatan.

“Ongkos ada lah buat jajan. Seratus lah,” ungkap Desy saat baru tiba di lokasi bersama rekan-rekannya.

Menurutnya, dukungan terhadap program MBG muncul karena manfaat yang dirasakan langsung oleh keluarganya. Ia mengaku anaknya termasuk penerima program tersebut dan merasakan perubahan positif sejak program berjalan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa pendukung MBG terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama yang didominasi kaum perempuan menamakan diri sebagai Emak-Emak Bersatu Mendukung MBG. 

Mereka menggelar aksi di sekitar area depan IRTI Monas dengan membawa bunga serta perlengkapan memasak.

Sementara itu, kelompok lainnya yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Jakarta berkumpul di lokasi berbeda yang masih berada di kawasan sekitar Monas. 

Kelompok ini membawa berbagai atribut pendukung, termasuk bendera besar dan pertunjukan musik tradisional seperti rebana serta tanjidor.

Melalui orasi yang disampaikan dari atas mobil komando, para peserta menyatakan dukungan agar program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan. 

Mereka menilai program tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi penerima bantuan makanan bergizi.

Aksi ini berlangsung di tengah sorotan publik terhadap pelaksanaan program MBG. Dalam beberapa waktu terakhir, program tersebut menjadi perbincangan karena berbagai persoalan, mulai dari dugaan penyimpangan, distribusi yang dinilai belum merata, hingga polemik pengelolaan proyek dapur penyedia makanan.

Akibat kegiatan tersebut, arus lalu lintas di sekitar kawasan Monas sempat mengalami kepadatan. Aparat kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas dan menutup sejumlah ruas jalan guna menjaga keamanan serta kelancaran jalannya aksi.

Posting Komentar