Terungkap, Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu di Ponorogo Pernah Curhat ke Adik dengan Nada Emosi
![]() |
| Anak korban yang berada di TKP (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com - Kasus pembunuhan seorang ibu di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terus menyita perhatian publik.
Terduga pelaku yang merupakan anak korban ternyata sempat mencurahkan isi hatinya kepada sang adik, beberapa hari sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
Adik terduga pelaku, Muhammad Gilang Satrio, mengungkapkan bahwa kakaknya pernah datang ke rumahnya di Desa Carat, Kecamatan Kauman, sekitar lima hari sebelum korban ditemukan tewas.
Saat itu, kakaknya terlihat menyimpan emosi dan tampak marah, meski tidak menjelaskan secara rinci persoalan yang dihadapi.
Menurut Gilang, kakaknya sempat mengeluhkan perlakuan sang ibu. Namun, pembicaraan tersebut tidak berlangsung mendalam. Ia hanya menangkap ekspresi kesal dan amarah yang terlihat jelas dari raut wajah kakaknya.
"Kakak saya marah karena teringat perlakukan ibu, tapi enggak ngomong masalahnya apa," kata Gilang.
Gilang mengaku memiliki hubungan yang cukup dekat dengan kakaknya, meski mereka berbeda ayah. Dalam keseharian, kakaknya dikenal sebagai sosok pendiam dan jarang bercerita panjang lebar mengenai masalah pribadi.
Sebelumnya, kakak Gilang diketahui sempat merantau ke Bali untuk bekerja. Ia kembali ke Ponorogo sekitar tiga bulan lalu. Kepulangan itu rupanya tidak menimbulkan kecurigaan apa pun di keluarga.
Karena itu, Gilang mengaku sangat terkejut saat mengetahui ibunya, Nur Aini, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di rumahnya sendiri. Ia tidak pernah membayangkan bahwa kakaknya diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Terkait sepeda motor dan tas yang sempat ramai dibicarakan di media sosial, Gilang memastikan bahwa barang-barang tersebut memang milik kakaknya.
Ia juga mengenali akun media sosial yang digunakan kakaknya, yang diduga sempat dipakai untuk mengunggah informasi terkait barang bukti sebelum akhirnya menghilang.
Gilang berharap kakaknya segera ditemukan oleh pihak berwajib agar kasus ini bisa segera terungkap secara jelas. Ia juga berharap kakaknya dalam kondisi sehat dan bersedia mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
"Semoga segera diketemukan dalam kondisi sehat. Sehingga bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Gilang
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Golan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, digegerkan dengan penemuan jasad Nur Aini di dalam rumahnya.
Korban ditemukan dalam keadaan bersimbah darah, sementara anaknya yang diduga sebagai pelaku tidak berada di lokasi kejadian.
