JAWA KILAT
Mode Gelap
Artikel teks besar

Bus Persela Lamongan Dilempari Batu Saat Perjalanan Pulang Usai Lawan PSS Sleman

Bus Persela Lamongan Dilempari Batu Saat Perjalanan Pulang Usai Lawan PSS Sleman
Bus Persela Lamongan dilempari batu (Dok. Ist) 


JawaUpdate.com - Bus yang mengangkut rombongan Persela Lamongan mengalami insiden tidak menyenangkan saat perjalanan pulang usai menjalani pertandingan melawan PSS Sleman. 

Kendaraan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu menjadi sasaran pelemparan batu oleh oknum tak dikenal.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam (18/1), tak lama setelah laga PSS Sleman vs Persela Lamongan yang digelar di Stadion Maguwoharjo. Dalam pertandingan itu, kedua tim harus berbagi poin setelah bermain imbang dengan skor 1-1.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus Persela meninggalkan area stadion sekitar pukul 22.00 WIB dan melanjutkan perjalanan menuju Lamongan. Namun, ketika hendak memasuki akses Tol Prambanan, tiba-tiba bus tersebut dilempari batu.

Akibat kejadian itu, beberapa bagian kaca bus mengalami kerusakan, di antaranya kaca depan dan kaca samping. 

Kondisi bus yang pecah sempat direkam oleh pihak tim Persela dan videonya kemudian beredar luas di media sosial.

Salah satu unggahan yang beredar menyebutkan kekecewaan atas insiden tersebut. Dalam unggahan itu juga disampaikan pesan persaudaraan antar suporter, mengingat PSS Sleman dan Persela Lamongan dikenal memiliki hubungan yang cukup baik.

Asisten Pelatih Persela Lamongan yang juga merangkap sebagai manajer tim, Ragil Sudirman, membenarkan adanya insiden pelemparan tersebut. Ia menyebut kejadian berlangsung setelah pertandingan, tepat saat rombongan tim dalam perjalanan pulang.

"Iya betul, memang ada insiden pelemparan yang menimpa bus persela, setelah pertandingan melawan PSS," kata Ragil Sudirman saat dikonfirmasi wartawan, Senin (19/1). 

Menurut Ragil, pelaku diduga berjumlah dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Setelah melakukan pelemparan, keduanya langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Beruntung, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Seluruh pemain, pelatih, dan ofisial Persela Lamongan dilaporkan dalam kondisi aman dan telah tiba kembali di Lamongan.

Terkait tindak lanjut kejadian ini, manajemen Persela Lamongan telah melaporkan insiden tersebut kepada I-League selaku operator kompetisi. 

Pihak klub berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang demi menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh tim yang bertanding.

Posting Komentar