JAWA KILAT
Mode Gelap
Artikel teks besar

Gegara Perselisihan Pekerjaan, Pria di Surabaya Dibacok Teman Kerja Pakai Samurai

Gegara Perselisihan Pekerjaan, Pria di Surabaya Dibacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pelaku yang membacok teman kerjanya sendiri (Dok. Ist) 


JawaUpdate.com - Seorang pria bernama Teguh (26) menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh rekan kerjanya sendiri di Surabaya, Jawa Timur.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Senin (21/9) malam. Terduga pelaku berinisial M. Anwar Musaddad (20) diduga menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis samurai.

Hingga Jumat (30/10), keberadaan Anwar masih belum diketahui. Ia disebut belum berhasil ditemukan meski kasus tersebut sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Istri korban, Indah, sebelumnya menyampaikan informasi mengenai kejadian itu melalui akun Threads @indahws15_ pada Kamis (29/10). Ia juga meminta bantuan masyarakat untuk mengetahui keberadaan terduga pelaku.

Dalam unggahannya, Indah mengungkapkan bahwa laporan sudah diterima Polsek Tegalsari, Surabaya. Namun, Anwar masih belum ditemukan.

"REK TULUNG REK !! AREK IKI BURON !!

Laporan wis mlebu nang Polsek Tegalsari SBY, tapi pelakune jenenge M. Anwar Musaddad KABUR sampe saiki.

Lek dulur-dulur Suroboyo ngerti, weruh, opo kenal arek iki, tulung info nang Polsek Tegalsari opo DM aku langsung. Matur nuwun sanget wong apik 🙏," demikian tulis Indah dalam unggahannya.

Indah menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari persoalan pekerjaan yang memicu perselisihan antara suaminya dan Anwar.

Menurut penuturannya, Anwar sempat meninggalkan tempat kerja sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, sekitar pukul 22.00 WIB, ia kembali dengan membawa senjata tajam.

Senjata yang dibawa terduga pelaku diketahui berupa samurai dengan panjang kurang lebih 50 sentimeter.

"Memang ada pertikaian sama suamiku, tapi saya nggak nyangka kalau dia membawa sajam," kata Indah.

Setelah kembali ke lokasi, Anwar disebut menantang Teguh untuk berduel. Korban yang berusaha menghindari pertikaian kemudian melarikan diri.

Namun, upaya tersebut tidak berjalan mulus. Teguh terjatuh karena saat itu mengenakan sepatu pantofel.

Dalam kondisi tersebut, Anwar diduga melancarkan serangan menggunakan samurai. Teguh mengalami luka pada lengan kanan ketika berusaha menangkis bacokan yang mengarah ke bagian tangan dan kepalanya.

Kasus dugaan penganiayaan tersebut telah dilaporkan ke Polsek Tegalsari pada Selasa (22/9), sehari setelah kejadian.

Penyidik Pembantu Polsek Tegalsari Surabaya, Bripka Hendra Kurniawan, membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari korban.

"Perkara ini sudah masuk ke penyelidikan," kata Hendra.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap perkara tersebut. Namun, proses pencarian terduga pelaku disebut terkendala karena belum adanya petunjuk yang cukup mengenai keberadaannya.

Sementara itu, Indah menyampaikan bahwa senjata tajam yang diduga digunakan dalam penyerangan sudah diamankan di Polsek Tegalsari.

Ia juga menjelaskan bahwa lokasi kejadian tidak dilengkapi kamera pengawas atau CCTV. Karena itu, penanganan perkara sejauh ini mengandalkan keterangan para saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Posting Komentar