Tragis! Remaja 16 Tahun di Ponorogo Tewas Tenggelam Saat Mandi Setelah Memancing
![]() |
| Pihak kepolisian saat mendatangi TKP (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com - Seorang remaja bernama Alvian Riza (16), warga Desa Brahu, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Ngindeng, Dukuh Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Sabtu (18/7).
Korban diduga tenggelam saat mandi usai memancing bersama seorang temannya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Alvian bersama temannya sebelumnya memancing di bagian hulu sungai.
Karena cuaca terasa panas, korban memutuskan turun ke sungai untuk mandi. Namun, korban diduga tidak mengetahui jika bagian sungai tersebut memiliki kedalaman sekitar 2,5 hingga hampir 3 meter.
Seorang warga bernama Eko mengaku ikut membantu proses pencarian setelah mendapat kabar ada orang yang tenggelam. Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB di dasar sungai dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
"Saya ditelepon istri katanya ada orang tenggelam. Terus saya lari ikut mencari. Alhamdulillah ketemu, tapi sudah meninggal," kata Eko, Sabtu (18/7).
Menurut Eko, saat ditemukan korban berada di dasar sungai dengan posisi menghadap ke selatan dan tidak mengenakan baju. Ia juga menyebut korban merupakan warga Kecamatan Siman yang datang ke lokasi untuk memancing bersama temannya.
Sementara itu, Pamapta II Polres Ponorogo Ipda Mujiono mengatakan pihaknya menerima laporan dari Polsek Sawoo mengenai adanya peristiwa orang tenggelam di Sungai Ngindeng. Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
Dari hasil keterangan saksi, korban diketahui tidak bisa berenang. Saat mandi di sungai yang cukup dalam, korban tiba-tiba tenggelam.
"Korban infonya orang Siman. Katanya habis mancing sama temannya, terus mau berenang. Mungkin tidak tahu kalau di situ dalam. Kedalamannya sekitar hampir 3 meter," ujarnya.
Teman korban sebenarnya sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, karena tidak mampu mengangkat korban ke permukaan, ia kemudian meminta bantuan warga sekitar.
Sayangnya, lokasi kejadian yang berada dekat dengan tempat hajatan membuat teriakan minta tolong tidak langsung terdengar oleh warga. Saat warga berdatangan dan melakukan pencarian, korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di lokasi yang belum diketahui tingkat kedalamannya serta bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan berenang.
