Puluhan Siswa Sekolah Rakyat Tampil Perdana di JFC 2026, Bawa Pesan Cinta Budaya dan Lingkungan
![]() |
| Siswa sekolah rakyat saat mengikuti Jember Fashion Festival (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com - Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 resmi dimulai dengan suasana meriah di Alun-Alun Jember Nusantara, Jumat (24/7).
Salah satu hal yang mencuri perhatian dalam pembukaan tersebut adalah keikutsertaan sekitar 25 siswa Sekolah Rakyat.
Para siswa tersebut untuk pertama kalinya mendapat kesempatan tampil dalam ajang karnaval berskala internasional.
Mereka bergabung bersama ratusan peserta lain dalam rangkaian pembukaan JFC 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juli 2026.
Pembukaan JFC tahun ini diawali dengan World Kids Carnival (WKC) dan Pets Carnival. Sejak siang hari, kawasan Alun-Alun Jember Nusantara telah dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan kemeriahan hari pertama festival tersebut.
Rangkaian acara dimulai dengan penampilan JFC Singer. Setelah itu, parade World Kids Carnival berlangsung dengan menampilkan anak-anak dalam balutan kostum penuh warna yang mengangkat berbagai tema budaya dan lingkungan.
Kemeriahan kemudian berlanjut melalui Pets Carnival. Acara ini diikuti sekitar 400 peserta dari sejumlah komunitas pencinta hewan di Kabupaten Jember.
Berbagai hewan peliharaan turut dibawa dalam parade yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya memperlakukan satwa dengan baik.
Presiden Jember Fashion Carnaval, Budi Setiawan, menyambut baik keterlibatan siswa Sekolah Rakyat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi itu menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal dunia kreatif sekaligus mengembangkan potensi yang mereka miliki.
"Kolaborasi bersama adik-adik dari Sekolah Rakyat menjadi kebahagiaan bagi kami. Mereka sangat aktif mengikuti pembelajaran bersama instruktur JFC dan menyambut kegiatan kreatif ini dengan semangat luar biasa," ujar Budi.
Budi mengatakan World Kids Carnival bukan sekadar pertunjukan kostum anak-anak. Kegiatan tersebut juga dirancang sebagai sarana edukasi untuk menanamkan kecintaan terhadap keberagaman budaya serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak memahami pentingnya persatuan dan keberagaman. Mereka juga diperkenalkan pada berbagai kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia, mulai dari wilayah timur hingga barat.
Selain itu, JFC 2026 juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga bumi. Nilai tersebut menjadi bagian dari tema besar yang diusung dalam penyelenggaraan tahun ini, yakni HEAL yang merupakan singkatan dari Humanity, Earth, and Life.
Tema tersebut menjadi benang merah seluruh rangkaian JFC 2026. Pesan mengenai kemanusiaan, kelestarian lingkungan, serta kehidupan diharapkan dapat tersampaikan melalui berbagai pertunjukan dan kreativitas para peserta.
Sementara itu, Pets Carnival menjadi salah satu rangkaian yang turut menarik perhatian masyarakat. Ratusan peserta mengikuti parade bersama hewan peliharaan mereka.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menyampaikan edukasi tentang kesejahteraan hewan.
Masyarakat, khususnya anak-anak, diajak memahami bahwa hubungan antara manusia dan hewan dapat terjalin dengan baik apabila satwa dipahami dan diperlakukan secara tepat.
Setelah pembukaan, rangkaian JFC 2026 akan dilanjutkan pada Sabtu (25/7/2026). Agenda tersebut akan menghadirkan Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI) yang diikuti delegasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Setelah WACI, acara akan berlanjut dengan Artwear Carnival. Sementara itu, puncak JFC 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (26/7/2026) melalui Grand Carnival.
Dalam agenda puncak tersebut, seluruh chapter JFC akan ditampilkan. Kehadiran para peserta dari berbagai latar belakang diharapkan semakin memperkuat posisi Jember Fashion Carnaval sebagai salah satu festival kreatif dan budaya yang dikenal hingga tingkat internasional.
