Jangan Panik! Ini 5 Cara Mengatasi GTM pada Balita yang Terbukti Efektif
![]() |
| Ilustrasi balita GTM (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com – Menghadapi anak yang tiba-tiba menolak makan atau GTM memang bisa membuat orang tua kewalahan. Padahal, sebelumnya ia lahap menyantap makanan favoritnya. Lalu, bagaimana cara mengatasi GTM pada balita?
Meski sering membuat panik, GTM sebenarnya tidak selalu menandakan adanya masalah serius. Yang terpenting adalah kamu mengetahui penyebabnya dan menerapkan langkah yang tepat agar nafsu makan si kecil bisa kembali seperti semula.
Apa Itu GTM pada Balita?
GTM merupakan kondisi ketika anak menolak makan dengan berbagai cara. Misalnya, ia menggelengkan kepala saat disuapi, menutup mulut rapat, melepehkan makanan, atau bahkan sama sekali tidak mau membuka mulut saat waktu makan tiba.
Perilaku ini bisa berlangsung beberapa hari hingga beberapa minggu. Jika berlangsung terlalu lama tanpa penanganan, asupan nutrisi anak dapat berkurang sehingga berpotensi memengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya.
Karena itu, penting bagi orang tua untuk tetap tenang dan mencari solusi yang tepat saat anak mengalami GTM.
Cara Mengatasi GTM pada Balita
Jika GTM tidak segera diatasi, akan berakibat buruk pada kesehatannya. Berikut beberapa cara mengatasi GTM pada balita yang bisa kamu terapkan di rumah.
1. Terapkan jadwal makan yang teratur
Anak membutuhkan rutinitas yang konsisten agar tubuhnya mengenali waktu makan. Berikan makanan utama dan camilan sesuai jadwal setiap hari.
Usahakan waktu makan berlangsung sekitar 20–30 menit saja. Jika anak belum menghabiskan makanannya, akhiri sesi makan tanpa memaksa. Hindari memberikan camilan atau makanan lain di luar jadwal agar ia merasa lapar ketika jam makan.
2. Ciptakan suasana makan yang nyaman
Lingkungan makan sangat memengaruhi selera makan anak. Saat makan, usahakan jauhkan televisi, gadget, atau mainan yang dapat mengalihkan perhatiannya.
Agar lebih menyenangkan, kamu dan anggota keluarga lain juga bisa makan bersama. Anak biasanya lebih bersemangat ketika melihat orang di sekitarnya ikut menikmati makanan.
3. Sajikan menu yang lebih bervariasi
Rasa bosan juga bisa menjadi penyebab GTM. Jika selama ini menu yang diberikan terasa itu-itu saja, cobalah berkreasi dengan bentuk maupun cara penyajiannya.
Misalnya, daging bisa diolah menjadi bakso mini, nugget rumahan, atau bola-bola daging. Sayuran dan buah juga dapat disusun menjadi tampilan yang lucu sehingga anak lebih tertarik untuk mencicipinya.
4. Biarkan anak belajar makan sendiri
Melatih anak makan sendiri memang membutuhkan kesabaran karena makanan bisa berceceran ke mana-mana. Namun, cara ini membantu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus membuat waktu makan terasa lebih menyenangkan.
Gunakan sendok, garpu, dan piring yang sesuai dengan usia anak agar ia lebih nyaman saat belajar makan mandiri.
5. Jangan memaksa anak makan
Saat anak sedang GTM, hindari membujuk secara berlebihan apalagi memaksanya menghabiskan makanan.
Tekanan saat makan justru dapat membuat anak semakin menolak makan dan berisiko mengalami trauma terhadap aktivitas makan. Sebaiknya tetap tawarkan makanan bergizi sesuai jadwal.
Dengan menerapkan cara mengatasi GTM pada balita secara konsisten, perlahan-lahan si kecil akan kembali menikmati waktu makannya dan kebutuhan nutrisinya tetap dapat terpenuhi.
