JAWA KILAT
Mode Gelap
Artikel teks besar

Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Ragnar dan Romeny jadi Penentu

Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Ragnar dan Romeny jadi Penentu
Timnas Indonesia berhasil kalahkan Singapura (Dok. Ist)


JawaUpdate.com - Timnas Indonesia mengawali perjuangannya di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan meraih kemenangan atas Singapura.

Skuad Garuda berhasil mengamankan tiga poin setelah mengalahkan Singapura dengan skor 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (25/9/2026).

Dua gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Ragnar Oratmangoen pada babak pertama dan Ole Romeny melalui titik penalti di paruh kedua pertandingan.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Tim Merah Putih untuk menghadapi pertandingan berikutnya di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Ragnar Oratmangoen Bawa Indonesia Unggul pada Babak Pertama

Timnas Indonesia langsung berusaha mengambil kendali permainan sejak awal pertandingan dengan membangun serangan ke wilayah pertahanan Singapura.

Upaya tersebut membuahkan hasil ketika laga memasuki menit ke-13 melalui aksi Ragnar Oratmangoen.

Ragnar sukses memanfaatkan umpan matang dari Luke Vickery untuk membawa Indonesia memimpin dengan skor 1-0.

Keunggulan tersebut membuat Timnas Indonesia semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan, sementara Singapura berusaha mencari celah untuk menyamakan kedudukan.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga Indonesia tetap memimpin 1-0.

Peluang Indonesia Sempat Terbuang pada Awal Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Indonesia mendapatkan kesempatan untuk memperlebar jarak setelah pemain belakang Singapura melakukan kesalahan dalam menguasai bola.

Ole Romeny berhasil merebut bola dan mencoba membangun serangan bersama Mitchell Baker. Namun, kurangnya koordinasi di antara kedua pemain membuat peluang tersebut gagal dimanfaatkan menjadi gol.

Umpan terobosan Romeny pada menit ke-47 justru tidak mampu dijangkau Mitchell yang posisinya masih tertinggal, sehingga bola lebih mudah diamankan oleh kiper Singapura, Izwan Mahbud.

Singapura kemudian mencoba memberikan perlawanan melalui serangan balik yang mengancam gawang Indonesia.

Kiper Maarten Paes harus bekerja keras untuk mengamankan gawangnya ketika menghadapi tembakan pemain pengganti Singapura, Song U Young, pada menit ke-58.

Penyelamatan tersebut membuat Indonesia terhindar dari kebobolan dan tetap mempertahankan keunggulan satu gol.

Kartu Merah dan Penalti Ubah Jalannya Pertandingan

Situasi pertandingan berubah ketika Mitchell Baker dilanggar Safuwan Baharudin di dekat kotak penalti Singapura pada menit ke-67.

Awalnya, Indonesia mendapatkan peluang melalui tendangan bebas yang berpotensi dieksekusi oleh Thom Haye atau Kevin Diks.

Namun, wasit Rustam Lutfullin terlebih dahulu melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR) untuk memeriksa insiden tersebut.

Setelah melihat tayangan ulang, wasit memutuskan memberikan kartu merah kepada Safuwan Baharudin karena pelanggarannya terhadap Mitchell. Keputusan itu membuat Singapura harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Keuntungan jumlah pemain kemudian dimanfaatkan Indonesia untuk terus menekan pertahanan lawan.

Pada situasi tendangan bebas yang diambil Thom Haye, bola mengenai tangan Song U Young sehingga wasit menunjuk titik putih pada menit ke-72. Ole Romeny yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Tendangan penyerang Indonesia tersebut mengecoh Izwan Mahbud dan mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-74.

Gol itu sekaligus memperbesar peluang Indonesia untuk mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.

Indonesia Gagal Menambah Gol hingga Peluit Akhir

Setelah unggul dua gol, Timnas Indonesia masih berusaha menambah keunggulan dengan terus melancarkan tekanan ke pertahanan Singapura.

Meski bermain dengan keunggulan jumlah pemain, penyelesaian akhir Indonesia belum mampu menghasilkan gol tambahan.

Singapura juga tetap berusaha mempertahankan penguasaan bola dan membangun permainan dari lini belakang meskipun terus mendapat tekanan.

Memasuki masa tambahan waktu, Indonesia sempat memiliki kesempatan untuk mengembangkan serangan di area pertahanan lawan.

Namun, pergerakan Kevin Diks dan rekan-rekannya belum menghasilkan peluang berbahaya karena aliran bola terlalu lama dibangun.

Hingga pertandingan berakhir, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Timnas Indonesia atas Singapura.

Hasil tersebut memastikan Indonesia mengawali kiprahnya di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan raihan tiga poin.

Posting Komentar