Bandara Pondok Cabe dan Budiarto Kembali Beroperasi Usai Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
![]() |
| Bandara Pondok Cabe mulai beroperasi (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com - Aktivitas penerbangan di sejumlah bandara yang sebelumnya terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mulai kembali normal secara bertahap.
Terbaru, Bandara Pondok Cabe dan Bandara Budiarto telah kembali melayani operasional penerbangan. Kedua bandara tersebut sebelumnya masuk dalam daftar fasilitas penerbangan yang terdampak kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau.
Informasi mengenai pembukaan kembali kedua bandara tersebut disampaikan oleh Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah I Kelas Utama melalui akun Instagram resminya pada Selasa, 8 September 2026.
Dalam informasi tersebut, Otban I mencantumkan kondisi operasional lima bandara yang berada di wilayah pengawasannya.
"Sehubungan dengan kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali melayani operasional penerbangan," tulis keterangan dalam unggahan di akun Instagram resmi Bandara Soekarno-Hatta dilihat, Selasa (8/9) dini hari.
Lima bandara yang tercantum dalam daftar tersebut adalah Bandara Radin Inten II, Bandara M Taufik Kiemas, Bandara Salakanagara, Bandara Budiarto, dan Bandara Pondok Cabe.
Dari daftar tersebut, Bandara Budiarto dan Bandara Pondok Cabe tercatat sudah kembali beroperasi mulai pukul 02.25 WIB. Status kedua bandara ditandai dengan indikator berwarna hijau.
Sementara itu, tiga bandara lainnya masih belum dibuka. Berdasarkan informasi yang tercantum dalam pengumuman tersebut, operasional ketiganya masih ditutup hingga pukul 10.00 WIB.
Sebelum Bandara Pondok Cabe dan Budiarto kembali beroperasi, tiga bandara lainnya juga telah lebih dulu membuka kembali layanan penerbangan pada Selasa dini hari.
Ketiganya adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Bandara Husein Sastranegara.
Bandara Soekarno-Hatta bahkan telah mengumumkan bahwa layanan penerbangan kembali berjalan mulai pukul 00.00 WIB.
Pembukaan kembali operasional dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau dan situasi abu vulkanik yang dapat memengaruhi keselamatan penerbangan.
Pihak pengelola Bandara Soekarno-Hatta juga meminta calon penumpang untuk tidak hanya mengandalkan informasi lama mengenai penutupan bandara.
Penumpang disarankan memeriksa kembali status penerbangan sebelum berangkat menuju bandara. Informasi tersebut dapat diperoleh melalui kanal resmi maskapai yang digunakan untuk melakukan perjalanan.
Selain itu, informasi terkait kondisi dan layanan kebandarudaraan juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports di nomor 172.
Pembukaan sejumlah bandara ini dilakukan secara bertahap mengikuti perkembangan kondisi di sekitar Gunung Anak Krakatau.
Karena situasi dapat berubah, masyarakat yang memiliki jadwal penerbangan diimbau tetap memantau informasi terbaru dari pihak maskapai maupun pengelola bandara.
