5 Cara Memilih Popok Bayi agar Kulit Si Kecil Bebas Ruam, Nomor 3 Sering Diabaikan
![]() |
| Popok bayi yang aman digunakan (Dok. Ist) |
JawaUpdate.com - Merawat bayi bukan hanya tentang memberikan ASI atau memandikannya secara rutin. Sebab cara memilih popok juga menjadi bagian penting yang sering kali luput dari perhatian. Jika popok yang digunakan tidak sesuai, kulit bayi bisa lembap.
Untuk menghindari masalah tersebut, orang tua perlu lebih teliti saat membeli popok. Berikut panduan lengkap memilih popok yang aman dan nyaman untuk bayi.
1. Sesuaikan Ukuran dengan Usia dan Berat Badan
Setiap bayi memiliki bentuk tubuh dan perkembangan yang berbeda. Karena itu, ukuran popok tidak bisa disamaratakan. Saat membeli, periksa label kemasan yang biasanya memuat panduan berat badan dan usia.
Tipsnya, pilih popok yang pas di pinggang dan paha, tidak terlalu longgar, dan tidak meninggalkan bekas ketika dilepas. Jangan ragu untuk beralih ke ukuran yang lebih besar ketika si kecil mulai terlihat sesak atau berat badannya bertambah.
2. Perhatikan Daya Serap Popok
Tujuan utama pemakaian popok adalah menjaga kulit bayi tetap kering. Popok dengan daya serap tinggi dapat menampung urin dengan baik sehingga mengurangi risiko kelembapan berlebih.
Orang tua bisa memilih popok dengan lapisan penyerap ekstra atau teknologi yang menjaga permukaan tetap kering. Dengan begitu, kulit bayi akan tetap terlindungi meski popok terpakai dalam durasi yang cukup lama.
3. Utamakan Kenyamanan dan Bahan yang Lembut
Kulit bayi masih sangat tipis dan sensitif, sehingga bahan popok harus dipilih dengan cermat. Cari produk dengan permukaan lembut, dapat menyerap keringat, dan tidak terasa panas.
Pastikan bagian pinggang dan paha memiliki karet yang elastis tetapi tidak menekan terlalu kencang.
4. Pilih Popok yang Aman untuk Kulit Sensitif
Bayi sering kali memiliki kulit yang mudah iritasi, apalagi jika ada riwayat alergi. Untuk mencegah ruam, pilih popok berlabel hipoalergenik dan bebas pewangi, losion, atau bahan kimia keras.
Bila bayi menunjukkan tanda alergi seperti kemerahan atau ruam yang berulang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak. Dokter bisa memberikan rekomendasi jenis popok yang sesuai dengan kondisi kulit si kecil.
5. Gunakan Popok Sekali Pakai yang Praktis
Popok sekali pakai menjadi pilihan banyak orang tua karena lebih praktis dan higienis. Produk ini bisa langsung dibuang setelah digunakan, sehingga meminimalkan risiko kuman dan bakteri.
Meski praktis, jangan lupa mengganti popok secara teratur, minimal setiap 3–4 jam atau segera setelah bayi buang air besar. Mengganti popok secara rutin akan menjaga kulit bayi tetap bersih, kering, dan sehat.
Cara memilih popok yang tepat dapat membantu mencegah ruam, menjaga kulit bayi tetap sehat, dan membuat si kecil merasa nyaman sepanjang hari. Perhatikan ukuran, daya serap, kenyamanan bahan, keamanan untuk kulit sensitif, serta penggunaannya.
