JAWA KILAT
Mode Gelap
Artikel teks besar

Bikin Geger! Gua Tiba-tiba Muncul di Samping Rumah Warga Lereng Bromo, Ada Bekas Sajen

Bikin Geger! Gua Tiba-Tiba Muncul di Samping Rumah Warga Lereng Bromo, Ada Bekas Sajen
Gua yang ditemukan secara tiba-tiba (Dok. Ist)


JawaUpdate.com - Warga Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dibuat penasaran dengan kemunculan sebuah gua di belakang rumah warga.

Gua tersebut berada di area sekitar rumah milik Ngatimin dan mendadak menjadi perhatian setelah kabarnya menyebar di media sosial. 

Warga pun berdatangan untuk melihat langsung keberadaan lubang yang disebut-sebut sebagai gua tersebut.

Dari bagian luar, bentuknya memang tidak terlalu menyerupai gua pada umumnya. Lubang tersebut justru tampak seperti bukaan yang dibuat oleh manusia. Namun, kondisi berbeda terlihat setelah seseorang masuk ke dalamnya.

Di bagian dalam terdapat ruang kosong dengan bentuk yang terlihat terbentuk secara alami. Ukurannya juga tidak terlalu besar. 

Tinggi bagian lubang disebut kurang dari 1 meter, sedangkan lebarnya diperkirakan sekitar 2,5 hingga 3 meter.

Dalam lubang tersebut ditemukan bagian yang menyerupai bekas jalur aliran air. Kondisi itu diduga berkaitan dengan posisi gua yang berada tidak jauh dari sungai.

Selain bekas aliran air, terdapat pula benda-benda yang diduga merupakan sisa sesaji. Temuan tersebut semakin menarik perhatian karena kawasan lereng Bromo, termasuk wilayah Tengger, memang memiliki sejumlah lokasi yang oleh sebagian masyarakat dianggap sakral.

Meski begitu, keberadaan bekas sesaji tersebut belum dapat menjadi petunjuk mengenai asal-usul ataupun fungsi gua.

Warga yang sudah melihat bagian dalam gua juga mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan masuk. 

Struktur bagian dalam memang terlihat cukup kokoh, tetapi masih ada kekhawatiran terjadi longsor atau bagian gua tiba-tiba runtuh.

Salah seorang warga bernama Anang sempat masuk untuk melihat kondisi rongga tersebut. Ia mengaku tetap khawatir meski secara kasatmata struktur gua terlihat kuat.

"Meski kelihatannya (strukturnya) kuat, tapi khawatir juga kalau ambrol," kata Anang yang memberanikan diri masuk ke bawah melihat kondisi di dalamnya, pada Kamis (10/9).

Gua yang berada di belakang rumah Ngatimin ternyata bukan satu-satunya temuan di sekitar lokasi. Warga juga menemukan sebuah lubang lain yang ukurannya jauh lebih kecil.

Belum diketahui apakah kedua lubang tersebut memiliki hubungan atau merupakan bagian dari struktur yang sama. 

Kondisi itu masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak yang memiliki keahlian.

Kemunculan gua tersebut akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah desa. Kepala Desa Andonosari, Pujianto, mengatakan pihaknya telah melaporkan temuan tersebut kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan.

Langkah tersebut dilakukan karena semakin banyak warga yang datang setelah informasi mengenai gua menyebar melalui media sosial.

Pujianto berharap pihak terkait dapat segera datang untuk melihat kondisi gua secara langsung. 

Menurutnya, penelitian diperlukan untuk mengetahui bagaimana struktur tersebut terbentuk serta memastikan tingkat keamanannya.

Pemeriksaan juga dinilai penting agar warga tidak mengambil risiko dengan masuk ke dalam gua tanpa mengetahui kondisi sebenarnya.

Jika memang memiliki nilai tertentu, gua tersebut juga berpotensi menjadi objek penelitian dan menambah pengetahuan mengenai kondisi alam di wilayah lereng Bromo.

Untuk sementara, warga diimbau berhati-hati dan tidak masuk ke dalam rongga tersebut. Antusiasme masyarakat memang cukup tinggi, tetapi faktor keselamatan tetap menjadi hal utama yang perlu diperhatikan sampai ada pemeriksaan lebih lanjut.

Posting Komentar